Sabtu, 19 Oktober 2013
Dengan berkembangnya jaman,masyarakat desa sendangsari semakin meningkatkan program wisatanya.Beberapa progam wisata yang ditawarkan antara lain : tubing ceria dan wisata alam lainnya.Masyarakat desa sendangsari juga ikut berpartisipasi dengan progam pemerintah dalam bidang pendidikan yaitu dengan mengadakan program melestarikan alam oleh siswa siswa taman kanak kanak dan sekolah dasar.
Desa Wisata Sendangsari,telah menjadi
desa wisata sejak tahun 2008,namun telah mengalami kevakuman. Dengan
pelantikan Kepala Desa yang baru yakni Bapak Pawit Adi Wibowo pada
tanggal 15 Januari 2013,Bapak Kades beserta seluruh jajarannya bertekad
bulat untuk membuat Desa Wisata Sendangsari,tidak hanya termasyur karena
potensi alamnya saja,tapi juga sumber daya manusia yang kreatif, piawai
melestarikan seni budaya serta religius.
Kebangkitan Desa Sendangsari sebagai desa wisata ditandai dengan adanya pagelaran Pawiyatan Budaya Jawi tanggal 15 Juni 2013 lalu. Tak tanggung-tanggung acara ini melibatkan ratusan warga desa,14 kelompok kesenian Desa Sendangsari,dan dihadiri 10.000 lebih pengunjung,yang memenuhi lapangan sepak bola Desa Sendangsari yang berstandar nasional.
Acara Pawiyatan Budaya Jawi berlangsung meriah dari pagi hingga tengah malam. Dimulai dengan pelepasan 2 buah balon besar berdiameter 8 meter dan tinggi 12 meter,di lanjutkan dengan pementasan Sendra tari kolosal desa wisata Sendangsari. Kemudian Orasi 4 Pilar Kebangsaan oleh Wakil Ketua MPR RI, Bapak Drs H.Lukman Hakim Saefudin MSI,disusul sambutan Wakil Bupati Wonosobo,Ibu Dra Maya Rosyida MM,kemudian Pengajian Akbar oleh KH.Moh Syakroni SE dari Kabupaten Temanggung. Acara berikutnya adalah pementasan seluruh kelompok kesenian tradisional yang ada di Desa Sendangsari yaitu: Kelompok Rebana Jazem Mituhu,Kelompok Sholawat Jawa senior Al Basyaroh,solawat Jawa junior Al Ikhlas,Kelompok Liong hijau Antaboga,Kelompok liong anak-anak Naga Taksaka, Liong Kuning Naga puspita,Barongsai Kartika sari, Liong merah Pita Boga,Kelompok tari topeng lengger Taruna Budaya,Kuda kepang Ngesti Rahayu,karawitan putri Puspa Rini, kelompok pepadi/kethoprak Sari Budaya,dan sebagai penutup Grup Musik dangdut Jaipong Pasopati.
Desa Wisata Sendangsari,dengan 4.343 jumlah penduduknya terus berbenah. Beberapa rumah penduduk siap menjadi homestay sederhana yang nyaman,bahkan ada homestay yang dikenal dangan Pondok Bamboo atau Sendangsari Bamboo homestay yang tamunya 80 persen dari manca negara terutama Belanda,Amerika dan Inggris,paket tubing ceria,dan paket agro wisata. Selain potensi alam yang indah dan mengandung nilai sejarah, seperti di mata air Kali Gondang,Lembah Katimuruh dan watu Bangkong,di Desa Wisata Sendangsari,tamu tak hanya melihat,tapi bisa merasakan dan berlatih berbagai kesenian tradisional. Di sini diharapkan generasi-generasi penerus selalu terlahir,generasi seni budaya yang religius.https://www.facebook.com/pages/DESA-WISATA-SENDANGSARI/144495278899900?fref=ts
Kebangkitan Desa Sendangsari sebagai desa wisata ditandai dengan adanya pagelaran Pawiyatan Budaya Jawi tanggal 15 Juni 2013 lalu. Tak tanggung-tanggung acara ini melibatkan ratusan warga desa,14 kelompok kesenian Desa Sendangsari,dan dihadiri 10.000 lebih pengunjung,yang memenuhi lapangan sepak bola Desa Sendangsari yang berstandar nasional.
Acara Pawiyatan Budaya Jawi berlangsung meriah dari pagi hingga tengah malam. Dimulai dengan pelepasan 2 buah balon besar berdiameter 8 meter dan tinggi 12 meter,di lanjutkan dengan pementasan Sendra tari kolosal desa wisata Sendangsari. Kemudian Orasi 4 Pilar Kebangsaan oleh Wakil Ketua MPR RI, Bapak Drs H.Lukman Hakim Saefudin MSI,disusul sambutan Wakil Bupati Wonosobo,Ibu Dra Maya Rosyida MM,kemudian Pengajian Akbar oleh KH.Moh Syakroni SE dari Kabupaten Temanggung. Acara berikutnya adalah pementasan seluruh kelompok kesenian tradisional yang ada di Desa Sendangsari yaitu: Kelompok Rebana Jazem Mituhu,Kelompok Sholawat Jawa senior Al Basyaroh,solawat Jawa junior Al Ikhlas,Kelompok Liong hijau Antaboga,Kelompok liong anak-anak Naga Taksaka, Liong Kuning Naga puspita,Barongsai Kartika sari, Liong merah Pita Boga,Kelompok tari topeng lengger Taruna Budaya,Kuda kepang Ngesti Rahayu,karawitan putri Puspa Rini, kelompok pepadi/kethoprak Sari Budaya,dan sebagai penutup Grup Musik dangdut Jaipong Pasopati.
Desa Wisata Sendangsari,dengan 4.343 jumlah penduduknya terus berbenah. Beberapa rumah penduduk siap menjadi homestay sederhana yang nyaman,bahkan ada homestay yang dikenal dangan Pondok Bamboo atau Sendangsari Bamboo homestay yang tamunya 80 persen dari manca negara terutama Belanda,Amerika dan Inggris,paket tubing ceria,dan paket agro wisata. Selain potensi alam yang indah dan mengandung nilai sejarah, seperti di mata air Kali Gondang,Lembah Katimuruh dan watu Bangkong,di Desa Wisata Sendangsari,tamu tak hanya melihat,tapi bisa merasakan dan berlatih berbagai kesenian tradisional. Di sini diharapkan generasi-generasi penerus selalu terlahir,generasi seni budaya yang religius.https://www.facebook.com/pages/DESA-WISATA-SENDANGSARI/144495278899900?fref=ts
Langganan:
Komentar (Atom)


























